#toc { border: 0px solid #000000; background: #ffffff; padding:2px; width:495px; margin-top:10px;} .toc-header-col1, .toc-header-col2, .toc-header-col3 { background: #B5CBFA; color: #000000; padding-left: 5px; width:250px;} .toc-header-col2 { width:75px;} .toc-header-col3 { width:125px;} .toc-header-col1 a:link, .toc-header-col1 a:visited, .toc-header-col2 a:link, .toc-header-col2 a:visited, .toc-header-col3 a:link, .toc-header-col3 a:visited { font-size:100%; text-decoration:none;} .toc-header-col1 a:hover, .toc-header-col2 a:hover, .toc-header-col3 a:hover { font-size:100%; text-decoration:underline; color:#3D3F44;} .toc-entry-col1, .toc-entry-col2, .toc-entry-col3 { padding-left: 5px; font-size:100%; background:#f0f0f0;}

Minggu, 15 Maret 2009

Sepuluh Kesalahpahaman tentang Sukses menurut Jim M. Allen dari The Top 10 Misconceptions About Success

  1. Kesalahpahaman 1: Beberapa orang tidak bisa sukses karena latar belakang, pendidikan, dan lain-lain. Padahal, setiap orang dapat meraih keberhasilan. Ini hanya bagaimana mereka menginginkannya, kemudian melakukan sesuatu untuk mencapainya.
  2. Kesalahpahaman 2: Orang-orang yang sukses tidak melakukan kesalahan. Padahal, orang-orang sukses itu justru melakukan kesalahan sebagaimana kita semua pernah lakukan Namun, mereka tidak melakukan kesalahan itu untuk kedua kalinya.
  3. Kesalahpahaman 3: Agar sukses, kita harus bekerja lebih dari 60 jam (70, 80, 90...) seminggu. Padahal, persoalannya bukan terletak pada lamanya anda bekerja. Tetapi bagaimana anda dapat melakukan sesuatu yang benar.
  4. Kesalahpahaman 4: Anda hanya bisa sukses bila bermain sesuatu dengan aturan. Padahal, siapakah yang membuat aturan itu? Setiap situasi membutuhkan cara yang berbeda. Kadang-kadang kita memang harus mengikuti aturan, tetapi di saat lain andalah yang membuat aturan itu.
  5. Kesalahpahaman 5: Jika anda selalu meminta bantuan, anda tidak sukses. Padahal, sukses jarang sekali terjadi di saat-saat vakum. Justru, dengan mengakui dan menghargai bantuan orang lain dapat membantu keberhasilan anda. Dan, sesungguhnya ada banyak sekali orang semacam itu.
  6. Kesalahpahaman 6: Diperlukan banyak keberuntungan untuk sukses. Padahal, hanya dibutuhkan sedikit keberuntungan. Namun, diperlukan banyak kerja keras, kecerdasan, pengetahuan, dan penerapan.
  7. Kesalahpahaman 7: Sukses adalah bila anda mendapatkan banyak uang. Padahal, uang hanya satu saja dari begitu banyak keuntungan yang diberikan oleh kesuksesan. Uang pun bukan jaminan kesuksesan anda.
  8. Kesalahpahaman 8: Sukses adalah bila semua orang mengakuinya. Padahal, anda mungkin dapat meraih lebih banyak orang dan pengakuan dari orang lain atas apa yang anda lakukan. Tetapi, meskipun hanya anda sendiri yang mengetahuinya, anda tetaplah sukses.
  9. Kesalahpahaman 9: Sukses adalah tujuan. Padahal, sukses lebih dari sekedar anda bisa meraih tujuan dan goal anda. Katakan bahwa anda menginginkan keberhasilan, maka ajukan pertanyaan"atas hal apa?"
  10. Kesalahpahaman 10: Saya sukses bila kesulitan saya berakhir. Padahal, anda mungkin sukses, tapi anda bukan Tuhan. Anda tetap harus melalui jalan yang naik turun sebagaimana anda alami di masa-masa lalu. Nikmati saja apa yang telah anda raih dan hidup setiap hari sebagaimana adanya

Succes

Ada beberapa respons yang mengejutkan hari ini setelah email saya kemarin tentang Sepuluh Kesalahpahaman tentang Sukses menurut Jim M. Allen dari The Top 10 Misconceptions About Success. Hati-hati dengan sikap kita dalam mencerna apapun yang terjadi dengan diri kita. Jangan sampai kita salah mengantisipasi. Sekali lagi Unicore mengajarkan kita mengutamakan sikap daripada teknis.

Ada cerita yang saya baca dari sebuah buku. Saya lupa bukunya apa. Tolong ingatkan saya ya bagi yang tahu judulnya, hehe! Cerita ini selalu mengingatkan saya pada saat saya harus mengambil keputusan dalam bersikap.

Pada suatu hari seorang guru sedang berjalan-jalan dengan muridnya. Saat itu mereka melihat kejadian unik. Mereka melihat seekor singa dengan segenggam wortel di mulutnya. Tentu saja ini aneh karena singa adalah hewan pemakan daging. Mereka mengikuti singa itu dan akhirnya mereka melihat sesuatu yang lebih mengejutkan lagi. Ternyata singa ini membawakan wortel-wortel tadi untuk seekor anak kelinci yang tidak punya induk. Kedua orang ini tersenyum. Sang guru berkata kepada muridnya, " Inilah keajaiban Tuhan dan alam semesta yang diciptakannya." Ternyata si murid sangat terinspirasi dengan cerita ini dan menrapkannya langsung dalam hidupnya. Sejak itu dia tidak mau bekerja dan hanya duduk2 saja di rumahnya. Beberapa hari kemudian dia kehabisan uang untuk makan dan mulai kelaparan. Esoknya saat sang guru berkunjung tentu saja dia kaget dengan kondisi si murid dan menanyakan sebabnya. Si murid lantas bercerita tentang keadaannya dan latar belakang pemikirannya. Sang guru tersenyum dan berkata, "Muridku kejadian luar biasa yang kita lihat tempo hari justru malah merusak dirimu. Seharusnya kamu meneladan sang singa, bukannya malah meniru anak kelincinya..."

Begitulah... Banyak orang yang salah dalam mengambil sikap mengalami sesuatu atau mempelajari sesuatu. Kita langsung aja ke beberapa hal yang bisa kita pelajari.

Kesalahpahaman 3: Agar sukses, kita harus bekerja lebih dari 60 jam (70, 80, 90...) seminggu. Padahal, persoalannya bukan terletak pada lamanya anda bekerja. Tetapi bagaimana anda dapat melakukan sesuatu yang benar.

Ini bukan berarti bahwa kita lebih baik tidak melakukan apa-apa sampai kita tahu cara terbaik melakukannya. Contoh: Lebih baik tidak banyak-banyak presentasi dulu sampai kita jadi benar-benar jago presentasi. Ini sih namanya mencari pembenaran. Mestinya kita memakai kesalahpahaman yang kedua.

Kesalahpahaman 2: Orang-orang yang sukses tidak melakukan kesalahan. Padahal, orang-orang sukses itu justru melakukan kesalahan sebagaimana kita semua pernah lakukan Namun, mereka tidak melakukan kesalahan itu untuk kedua kalinya.

Contoh lain yang lebih lucu:

Kesalahpahaman 4: Anda hanya bisa sukses bila bermain sesuatu dengan aturan. Padahal, siapakah yang membuat aturan itu? Setiap situasi membutuhkan cara yang berbeda. Kadang-kadang kita memang harus mengikuti aturan, tetapi di saat lain andalah yang membuat aturan itu.

Ini juga bukan berarti kita bisa melenceng dari sistem. Jangan jadikan ini alasan untuk 'aneh-aneh'. Ini juga bukan berarti kita boleh melanggar ajaran agama maupun melanggar hukum dan undang-undang.

Dan yang paling 'menggemaskan':

Kesalahpahaman 5: Jika anda selalu meminta bantuan, anda tidak sukses. Padahal, sukses jarang sekali terjadi di saat-saat vakum. Justru, dengan mengakui dan menghargai bantuan orang lain dapat membantu keberhasilan anda. Dan, sesungguhnya ada banyak sekali orang semacam itu.

Banyak orang menerapkan ini secara aneh. Jangan pernah berpikir untuk menjadikan ini alasan untuk selalu meminta bantuan ke upline Anda. Ini namanya terbalik. Bantuan dari upline yang paling penting adalah arahan dan bimbingan. Biasanya berupa konsultasi. Bukan bantuan langsung semacam ini. Banyak orang justru melakuan dengan terbalik. Contoh: Selalu menuntut uplinenya untuk bantuin kerja seperti presentasi, follow up, tapi saat di konsultasi diarahkan datang ke pertemuan, Plan B dll sama sekali tidak direspons. Ini menghalalkan segala cara untuk kesenangan pribadi. Kalau enak dan menguntungkan mau, kalau diminta bayar harganya tidak mau.
Jika dikombinasikan dengan sikap menuntut pengakuan dan penghargaan (lihat kesalahpahaman 5 di atas) bisa lebih dahsyat lagi. Kerja ogah, tapi jika tim sukses langsung ingin diakui bahwa itu hasil kerja kita. Wah, ini luar biasa. Kombinasi keduanya lebih mematikan daripada Messi-Eto'o atau Gerrard-Torres, apalagi Pamungkas-Sudarsono. Bedanya duet mereka mengancam lawan, sedangkan duet dua sikap tadi mengancam masa depan kita sendiri...

Selasa, 17 Februari 2009

Suplemen jadi presentator handal

Tips Hilangkan Kecemasan
1. Orang-orang hebat juga pernah merasakan apa yang anda rasakan saat ini ketika harus melakukan presentasi. Mereka bisa mengatasi, Mengapa kita tidak?
2. Audien datang karena tertarik pada apa yang akan anda sampaikan.
3. Audien bukanlah musuh namun seorang kawan yang haus akan infirmasi yang kita sampaikan.
4. Sukses presentasi pada tujuh menit awal, maka selanjutnya sepenuhnya milik kita.
5. Katakan presentasi anda hari ini akan menjadi presentasi yang terbaik.

Kevin Daley, seorang master speaking juga pernah mengalami ketakutan ketika diminta melakukan presentasi.
Hal-hal yang dilakukan adalah:
• Menyadari ketakutan, dan hal itu adalah normal. Saudara bukan orang aneh.
• Mengakui ketakutan tersebut dan berpikirlah bahwa itulah kekuatan saudara. Tingkatkan harga diri anda.
• Mencari kemungkinan solusi. Tanyakan pada diri hal benar apakah yang harus dilakukan dan
• Do it now. ACTION!!!

“cara terbaik untuk mengalahkan rasa takut adalah dengan melakukan apa yang ditakutkan oleh individu tersebut”
Dale Canergie

Selasa, 03 Februari 2009

Pentingnya merencanakan hidup

Melanjutkan tulisan manusia dan potensi
Sering kali saya ketemu dengan saudara-saudara kita, ketika saya tanya sudah punya belum gambaran kehidupan 5 tahun kedepan, 10 tahun kedepan? Jawab mereka, itu adalah sesuatu yang sangat muluk-muluk.
Awalnya saya sependapat dengan mereka, hingga suatu saat saya bertemu dengan seorang dokter yang tidak mau buka praktek tapi lebih suka menjadi pengusaha muda asal palembang. Beliau bertanya, rumah yang kita tempati penting nggak? Spontan saya jawab ”jelas penting”. Kemudian beliau melanjutkan pertanyaanya, LEBIH PENTING MANA RUMAH DENGAN HIDUP ANDA? saya jawab jelas hidup kita. Beliau melanjutkan dengan pertanyaan, kalau hidup kita lebih penting, apakah hidup kita sudah kita perlakukan dengan baik, minimal seperti rumah? Bukankan mendirikan sebuah rumah pasti punya hitungan-hitungan adukan? Artinya mendirikan sebuah rumah saja butuh sebuah perencanaan, bagimana hidup kita yang lebih penting daripada rumah? Sudahkan punya perencanaan? Saya tertegun, subhanllah!!!terbuka kembali pikiran saya.
Ketika kita telah membuat goal dan mensetting untuk mencapai goal tersebut, kita harus konsisten untuk mencapainya. ”lakukan apa yang bisa anda lakukan hari ini, karena hari ini bagian dari rencana hari kemarin”.
Manusia berhak untuk merencanakan, namun ada yang Maha Berkehendak. Dan yakinlah bahwa Sang Maha Berkehendak akan memberikan hal yang terbaik untuk hambaNya.

Kamis, 29 Januari 2009

hikmah puasa

Puasa adalah salah satu rukun dalam agama Islam. Ada dua macam puasa, puasa wajib dan puasa sunah.

Hikmah 1: perbuatan prefentif

keutamaan dalam puasa adalah untuk menghapuskan dosa dan terhindar dari perbuatan maksiat. Dimulai pada terbitnya matahari dan diakhiri pada masa terbenamnya matahari untuk menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa. Sehingga kita akan tetap terjaga dari perbuatan-perbuatan maksiat. dari hikmah ini kita dapat belajar tentang tindakan prefentif supaya tidak menjadi orang yang merugi.

Hikmah 2: ketepatan waktu (kedisiplinan) dan anti korupsi

Ada satu bulan dalam satu tahun bagi orang-orang yang beriman untuk melaksanakan puasa wajib di bulan Ramadhan. Tidak pernah ada dispensasi waktu bagi yang mampu dan hukumnya wajib untuk melaksanakan. Selama mampu berpuasa tidak berlaku keringanan, meskipun mampu dan mampu membayar fidyah jauh lebih banyak dari ketentuan. Ataupun digantikan dengan ibadah lain seperti shodakoh.

Hikmah 3: reward dan punisment dalam pendidikan

Pahala bagi yang berpuasa dan dosa bagi yang meningalkan. Dalam membentuk sebuah sikap dan perilaku perlu adanya reward dan punisment. Jika kita menginginkan rewardnya, pasti akan terhindar dari punisment. Namun jika takut akan punisment-Nya, belum tentu kita mendapatkan rewardnya.

Hikmah 4 ; belajar merasakan lapar, bagi orang kaya

Mungkin sebagian oran-orang yang berharta, kaya, jutawan, apapun sebutannya, tidak pernah merasakan sakitnya lapar. Namun dalam hal puasa wajib, apapun alasannya, tetap harus melaksanakan. Sehingga akan tetap merasakan lapar. sehingga mereka akan lebih peduli pada orang-orang yang lapar (miskin).

Hikmah 5 : semangat fighting dalam hidup, bagi kaum miskin

Telah diwajibkan berlapar-lapar ria selama satu bulan dalam satu tahun. Sehingga dalam bulan-bulan lainnya masih juga terpaksa lapar? Itulah keagungan Tuhan, memicu umatNya untuk senantiasa mempunyai semangat menggapai hidup yang lebih baik dalam hidup berkecukupan.

Manusia dan potensi

Manusia adalah sebuah ciptaan yang yang paling sempurna. Bagaimana tidak, manusia punya nafsu yang dimiliki syaitan, kepatuhan seperti malaikat dan dilengkapi dengan akal. Diskusi dengan seorang tutor membuka cakrawala berpikir, awalnya beliau menyatakan bahwa akal manusia itu hanya untuk memilih atau menentukan pilihan. kemuadian saya bertanya kepada beliau, apakah manusia selalu diberi pilihan. Beliau memberikan jawaban yang menurut saya kurang relevan dengan pertanyaan. (diskusi berlanjut). Akhirnya saya dapat mengambil sebuah kesimpulan dari saya sendiri, saya sependapat dengan tutor saya mengenai akal. Namun, tidak berhenti sampai disitu, akal sebagai sesuatu yang eksklusif dari sebuah penciptaan tentunya punya potensi lebih. akal manusia bisa membuat pilihan-pilihan dengan membuat perencanaan dalam hidup.

Rabu, 21 Januari 2009

selamat datang

Selamat datang di zona para pemenang. Blog ini zona berbagi ilmu guna membangkitkan jiwa-jiwa para pemenang yang terlena dengan kenyamanan semu menjadi pribadi tangguh sang pemenang. silahkan kirimkan tulisan-tulisan motivasi ataupun komentar-komentar anda. terimakasih

ttd
putra