#toc { border: 0px solid #000000; background: #ffffff; padding:2px; width:495px; margin-top:10px;} .toc-header-col1, .toc-header-col2, .toc-header-col3 { background: #B5CBFA; color: #000000; padding-left: 5px; width:250px;} .toc-header-col2 { width:75px;} .toc-header-col3 { width:125px;} .toc-header-col1 a:link, .toc-header-col1 a:visited, .toc-header-col2 a:link, .toc-header-col2 a:visited, .toc-header-col3 a:link, .toc-header-col3 a:visited { font-size:100%; text-decoration:none;} .toc-header-col1 a:hover, .toc-header-col2 a:hover, .toc-header-col3 a:hover { font-size:100%; text-decoration:underline; color:#3D3F44;} .toc-entry-col1, .toc-entry-col2, .toc-entry-col3 { padding-left: 5px; font-size:100%; background:#f0f0f0;}

Selasa, 03 Februari 2009

Pentingnya merencanakan hidup

Melanjutkan tulisan manusia dan potensi
Sering kali saya ketemu dengan saudara-saudara kita, ketika saya tanya sudah punya belum gambaran kehidupan 5 tahun kedepan, 10 tahun kedepan? Jawab mereka, itu adalah sesuatu yang sangat muluk-muluk.
Awalnya saya sependapat dengan mereka, hingga suatu saat saya bertemu dengan seorang dokter yang tidak mau buka praktek tapi lebih suka menjadi pengusaha muda asal palembang. Beliau bertanya, rumah yang kita tempati penting nggak? Spontan saya jawab ”jelas penting”. Kemudian beliau melanjutkan pertanyaanya, LEBIH PENTING MANA RUMAH DENGAN HIDUP ANDA? saya jawab jelas hidup kita. Beliau melanjutkan dengan pertanyaan, kalau hidup kita lebih penting, apakah hidup kita sudah kita perlakukan dengan baik, minimal seperti rumah? Bukankan mendirikan sebuah rumah pasti punya hitungan-hitungan adukan? Artinya mendirikan sebuah rumah saja butuh sebuah perencanaan, bagimana hidup kita yang lebih penting daripada rumah? Sudahkan punya perencanaan? Saya tertegun, subhanllah!!!terbuka kembali pikiran saya.
Ketika kita telah membuat goal dan mensetting untuk mencapai goal tersebut, kita harus konsisten untuk mencapainya. ”lakukan apa yang bisa anda lakukan hari ini, karena hari ini bagian dari rencana hari kemarin”.
Manusia berhak untuk merencanakan, namun ada yang Maha Berkehendak. Dan yakinlah bahwa Sang Maha Berkehendak akan memberikan hal yang terbaik untuk hambaNya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar