#toc { border: 0px solid #000000; background: #ffffff; padding:2px; width:495px; margin-top:10px;} .toc-header-col1, .toc-header-col2, .toc-header-col3 { background: #B5CBFA; color: #000000; padding-left: 5px; width:250px;} .toc-header-col2 { width:75px;} .toc-header-col3 { width:125px;} .toc-header-col1 a:link, .toc-header-col1 a:visited, .toc-header-col2 a:link, .toc-header-col2 a:visited, .toc-header-col3 a:link, .toc-header-col3 a:visited { font-size:100%; text-decoration:none;} .toc-header-col1 a:hover, .toc-header-col2 a:hover, .toc-header-col3 a:hover { font-size:100%; text-decoration:underline; color:#3D3F44;} .toc-entry-col1, .toc-entry-col2, .toc-entry-col3 { padding-left: 5px; font-size:100%; background:#f0f0f0;}

Selasa, 17 Februari 2009

Suplemen jadi presentator handal

Tips Hilangkan Kecemasan
1. Orang-orang hebat juga pernah merasakan apa yang anda rasakan saat ini ketika harus melakukan presentasi. Mereka bisa mengatasi, Mengapa kita tidak?
2. Audien datang karena tertarik pada apa yang akan anda sampaikan.
3. Audien bukanlah musuh namun seorang kawan yang haus akan infirmasi yang kita sampaikan.
4. Sukses presentasi pada tujuh menit awal, maka selanjutnya sepenuhnya milik kita.
5. Katakan presentasi anda hari ini akan menjadi presentasi yang terbaik.

Kevin Daley, seorang master speaking juga pernah mengalami ketakutan ketika diminta melakukan presentasi.
Hal-hal yang dilakukan adalah:
• Menyadari ketakutan, dan hal itu adalah normal. Saudara bukan orang aneh.
• Mengakui ketakutan tersebut dan berpikirlah bahwa itulah kekuatan saudara. Tingkatkan harga diri anda.
• Mencari kemungkinan solusi. Tanyakan pada diri hal benar apakah yang harus dilakukan dan
• Do it now. ACTION!!!

“cara terbaik untuk mengalahkan rasa takut adalah dengan melakukan apa yang ditakutkan oleh individu tersebut”
Dale Canergie

Selasa, 03 Februari 2009

Pentingnya merencanakan hidup

Melanjutkan tulisan manusia dan potensi
Sering kali saya ketemu dengan saudara-saudara kita, ketika saya tanya sudah punya belum gambaran kehidupan 5 tahun kedepan, 10 tahun kedepan? Jawab mereka, itu adalah sesuatu yang sangat muluk-muluk.
Awalnya saya sependapat dengan mereka, hingga suatu saat saya bertemu dengan seorang dokter yang tidak mau buka praktek tapi lebih suka menjadi pengusaha muda asal palembang. Beliau bertanya, rumah yang kita tempati penting nggak? Spontan saya jawab ”jelas penting”. Kemudian beliau melanjutkan pertanyaanya, LEBIH PENTING MANA RUMAH DENGAN HIDUP ANDA? saya jawab jelas hidup kita. Beliau melanjutkan dengan pertanyaan, kalau hidup kita lebih penting, apakah hidup kita sudah kita perlakukan dengan baik, minimal seperti rumah? Bukankan mendirikan sebuah rumah pasti punya hitungan-hitungan adukan? Artinya mendirikan sebuah rumah saja butuh sebuah perencanaan, bagimana hidup kita yang lebih penting daripada rumah? Sudahkan punya perencanaan? Saya tertegun, subhanllah!!!terbuka kembali pikiran saya.
Ketika kita telah membuat goal dan mensetting untuk mencapai goal tersebut, kita harus konsisten untuk mencapainya. ”lakukan apa yang bisa anda lakukan hari ini, karena hari ini bagian dari rencana hari kemarin”.
Manusia berhak untuk merencanakan, namun ada yang Maha Berkehendak. Dan yakinlah bahwa Sang Maha Berkehendak akan memberikan hal yang terbaik untuk hambaNya.